Profil Pemimpin Muda : Dedikasi dan Integritas Clara Shania Lele di Dunia Organisasi
KUPANG – Dalam dunia pendidikan dan organisasi kesiswaan di Kota Kupang, nama Clara Shania Lele mulai dikenal sebagai representasi pemimpin muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi. Lahir di Kupang pada 9 Oktober 2009, siswi yang kini menempuh pendidikan di SMA Negeri 6 Kupang ini telah mengukir rekam jejak organisasi yang impresif sejak usia dini.
Fondasi Karakter dari Lingkungan Keluarga
Keberhasilan Clara dalam memimpin tidak lepas dari latar belakang keluarganya yang menjunjung tinggi nilai moral dan kedisiplinan. Sebagai anak dari seorang ayah yang berprofesi sebagai guru dan ibu yang mengabdi di Kantor Walikota Kupang, Clara tumbuh dalam lingkungan yang menanamkan pentingnya pendidikan, tanggung jawab, dan pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai inilah yang membentuknya menjadi pribadi yang rendah hati namun berani mengambil tanggung jawab besar.
Perjalanan Akademik dan Kepemimpinan
Riwayat pendidikan Clara mencerminkan konsistensi dalam mengejar prestasi dan pengembangan diri:
- SD Kristen Tunas Mandiri (Lulus 2021): Menanamkan nilai fundamental dan kedisiplinan awal.
- SMP Negeri 12 Kupang (Lulus 2024): Masa di mana potensi kepemimpinannya mulai terasah secara signifikan. Di jenjang ini, Clara dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS (2022/2023), Ketua KPO (2023), hingga puncaknya menjadi Ketua Panitia Kelulusan (2024).
- SMA Negeri 6 Kupang (2024–Sekarang): Clara terus melanjutkan kiprahnya dengan menjabat sebagai Sekretaris Majelis Perwakilan Kelas (MPK) pada tahun pertama masuk.
Puncak Pengabdian di Pramuka dan Isu Sosial
Tahun 2025 dan 2026 menjadi tahun krusial bagi pengembangan profil profesional Clara. Selain aktif sebagai anggota Ambalan di bidang Tekpram, ia juga mengemban peran strategis sebagai Duta Anti Kekerasan, sebuah posisi yang menunjukkan kepeduliannya terhadap penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.
Puncak pencapaian organisasinya terjadi pada tahun 2026, di mana Clara dipercaya sebagai Ketua Dewan Ambalan Okomama, Gugus Depan 213-214 SMA Negeri 6 Kupang. Jabatan ini menuntut kemampuan manajerial tingkat tinggi untuk mengoordinasikan kegiatan kepramukaan serta membina kerja sama antaranggota berdasarkan Tri Satya dan Dasa Dharma.
Keseimbangan Bakat Budaya
Meski dikenal tegas dalam berorganisasi, Clara juga memiliki sisi kreatif yang kuat. Ia aktif dalam ekstrakurikuler tari, yang menjadi sarana bagi dirinya untuk melestarikan nilai-nilai budaya sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dan kreativitas.
Dengan integritas dan pengalaman yang matang di usia muda, Clara Shania Lele dipersiapkan untuk menjadi individu yang memberikan kontribusi positif yang lebih luas bagi masyarakat di masa depan. (Clara/Ben)
Share to :
SMA Negeri 6 Kupang